Kue Lidah Kucing Cokelat

Categories: KUE KERING|Komentar Dinonaktifkan pada Kue Lidah Kucing Cokelat|
Kue lidah kucing cokelat

ARENGAINDONESIA.COM – Kue lidah kucing, atau yang dalam bahasa Belanda disebut kattentongen, adalah salah satu kue kering favorit saat Lebaran. Teksturnya yang renyah dan rasanya yang manis gurih membuat kue ini disukai banyak orang. Biasanya, kue lidah kucing berwarna putih tanpa hiasan di atasnya. Namun, kali ini, kita akan membuat variasi yang lebih istimewa, yaitu kue lidah kucing cokelat.

Dengan menambahkan cokelat bubuk ke dalam adonan, kue lidah kucing akan memiliki rasa cokelat yang unik dan aroma khas kue cokelat. Untuk mempercantik tampilan, hias kue dengan cokelat putih yang dibentuk spiral. Penampilannya lebih menggugah, perpaduan warna dan rasa yang sempurna.

Proses pembuatan kue lidah kucing cokelat sebenarnya cukup sederhana dan tidak jauh berbeda dengan kue lidah kucing biasa. Bahan-bahan yang diperlukan pun mudah didapatkan, seperti tepung terigu, mentega, gula semur aren, putih telur, dan cokelat bubuk.

Yang membedakan adalah penambahan cokelat bubuk dan hiasan cokelat putih yang memberikan sentuhan istimewa pada kue ini. Kue ini sangat cocok disajikan sebagai camilan saat Lebaran atau sebagai teman minum teh di sore hari. Rasanya yang manis, renyah, dan cokelat pasti akan membuat siapa saja ketagihan.

Resep Kue Lidah Kucing Cokelat

Bahan-bahan:

  • 225 gram tepung terigu
  • 35 gram coklat bubuk – campur dan ayak dengan tepung terigu.
  • 250 gram Arenga gula semut aren organik
  • 225 gram mentega
  • 9 butir putih telur
  • 1/2 sendok teh vanili.
  • Coklat masak putih secukupnya

Baca artikel tentang : Rekomendasi Gula Aren Cair Untuk Kopi

Cara membuat:

  1. Kocok mentega sampai putih titik kemudian masukkan gula semut tambahkan sedikit gula halus sedikit demi sedikit dan kocok lagi sampai putih.

  2. Tambahkan putih telur, dikocok dengan kecepatan rendah sampai halus dan ringan

  3. Tambahkan campuran tepung aduk dengan sapu tala sampai tercampur rata. Ambil sesendok demi sesendok, bentuk menyerupai lidah kucing. Letakkan dalam loyang yang sudah diolesi mentega. Beri jarak yang cukup antara satu kue dengan yang lainnya.

  4. Panggang dalam oven yang sudah dipanaskan hingga kue matang, atau kurang lebih selama 30 menit. Setelah dingin, hias dengan coklat masak putih yang dilelehkan.

Baca juga artikel menarik lainnya:

Share artikel ini

Artikel Terbaru

  • Sebuah foto makanan estetik yang menangkap mangkuk besar hidangan resep Bumbu Rujak campur Banyumas yang berisi daging sapi, tahu goreng, dan tempe goreng dalam kuah santan kental yang kaya warna, dihiasi serai, daun salam, dan cabai merah iris. Hidangan ini dikelilingi oleh bahan-bahan baku mentah: bawang merah, bawang putih, cabai rawit merah, kunyit, daun salam, serai, garam, mangkuk kelapa parut, dan gelas santan cair. Di sisi kiri berdiri kemasan Arenga Organic Palm Sugar 225g dengan semangkuk kecil gula bubuk dan sendok kayu. Meja kayu pedesaan dengan latar belakang krem hangat dan bayangan daun palem.

    Resep Bumbu Rujak Campur: Menggali Kenikmatan Klasik Banyumas di Dapur Nusantara

  • Infografis komparatif dua sisi yang membandingkan Gula Aren dan Gula Merah pada latar belakang kayu, dengan logo Arenga di bagian atas. Sisi kiri, berlabel 'GULA AREN (Pohon Enau / Arenga pinnata)', menampilkan mangkuk berisi kubus gula aren gelap padat yang pecah, menunjukkan tekstur renyah. Di sebelahnya ada bubuk gula aren, boba pearl, dan kopi susu, dengan siluet pohon enau dan alat sadap. Teks: 'Aroma Legit Smokey, Tekstur Empuk & Rapuh, Ideal untuk Kopi & Boba'. Sisi kanan, berlabel 'GULA MERAH (Pohon Kelapa / Cocos nucifera)', menampilkan mangkuk berisi disk gula merah silindris padat berwarna cokelat kemerahan. Di sebelahnya ada buah jambu biji dan bumbu rujak, dengan siluet pohon kelapa. Teks: 'Manis Ringan, Tekstur Padat & Keras, Cocok untuk Rujak & Masakan Gurih'. Di bagian bawah terdapat tabel perbandingan dengan ikon: Sumber (Enau vs Kelapa), Warna (Gelap Pekat vs Terang Kemerahan), dan Tekstur (Empuk vs Padat).

    Perbedaan Gula Aren dan Gula Merah: Si Manis Mana yang Paling Setia Menemani Harimu?

  • Kemasan plastik rapi dan kardus berisi produk gula semut aren Arenga di atas meja laboratorium pabrik makanan modern yang higienis, bersiap untuk proses uji kualitas gula aren menggunakan peralatan lab seperti mikroskop dan timbangan presisi.

    Uji Kualitas Gula Aren: Rahasia Aroma Surgawi di Balik Kelezatan Biskuit dan Minuman Moderen

  • Resep Kreasi Unik dengan Gula Aren: Sihir Legit yang Bikin Pelanggan Café Antre Panjang

    Resep Kreasi Unik dengan Gula Aren: Sihir Legit yang Bikin Pelanggan Café Antre Panjang

  • Visual estetik perbandingan gula aren dan gula pasir di dalam dua mangkuk keramik di atas meja kayu. Mangkuk kiri berisi gula aren bubuk organik berwarna cokelat terang dengan sendok kayu, sedangkan mangkuk kanan berisi gula rafinasi putih dengan sendok logam, dilengkapi logo Arenga bersinar.

    Perbandingan Gula Aren dan Gula Pasir: Mana yang Lebih Manis untuk Tubuhmu?

Arenga Customer Care

Untuk pertanyaan, kritik, dan saran seputar produk Arenga, silakan hubungi kami di nomor WhatsApp berikut ini:

0819 3241 8190

Artikel Terpopuler

  • Daun-padan-dalam-Arenga-Liquid-Palm-Sugar

    Rahasia Aroma Pemikat Pelanggan: Mengapa Gula Aren Cair Pandan Adalah Aset Bisnis Sobat Arenga

  • Resep-teh-bunga-bungaan

    Resep Teh Bunga-Bungaan: Manfaat Ilmiah dari Lemon Verbena hingga Rosemary

  • Arenga Indonesia di Kalimantan Selatan, Laris Manis di Kalsel Expo Hingga Masuk Radio

  • Sejarah pohon aren nusantara

    Jejak Emas Pohon Aren: Dari Prasasti Kuno Hingga Pajak Kerajaan yang Terlupakan

  • Arenga Gula Aren Cair Pandan Untuk Susu Almond

    ARENGA Gula Aren Cair Pandan dan Susu Almond

  • Resep Tumis Udang Arenga Gula Aren Cair organik

    Tumis Udang Arenga Gula Aren Cair

  • Gula Aren Arenga Sebagai Bumbu Masak

    Gula Aren Arenga Sebagai Bumbu Masak

  • Mie Tiau Apollo dan Mie Tiaw Polo, Bersaing atau Saling Mendukung?