Standar Mutu Gula Aren – Kualitas Palm Sugar

Categories: BISNIS DAN UMKM PALM SUGAR|Komentar Dinonaktifkan pada Standar Mutu Gula Aren – Kualitas Palm Sugar|
Standar mutu gula aren

ARENGAINDONESIA.com  – Standar Mutu Gula Aren – Palm Sugar.

Gula aren (palm sugar) bermutu tinggi tergantung kualitas niranya. Yang terbaik adalah nira segar. Tidak diberi pengawet berupa zat kimia sintetis seperti sulfit atau zat pengeras yang berbahaya bagi kesehatan manusia. Terlihat bening, rasa manis, bau harum dengan derajat keasaman (PH) 6-7 dan kadar sukrosa diatas 12.

Bila nira segar dibiarkan begitu saja warnanya berubah keruh yang menyerupai putih susu. Bau dan rasanya asam menyengat. Nira sepeti ini  tidak bisa lagi dibuat palm sugar karena sudah berubah jadi tuak dengan kadar etanol lumayan tinggi.

Standar mutu gula aren ditentukan juga oleh lodong ( tabung bambu) yang akan digunakan untuk menampung nira. Sebelum digunakan tabung yang panjangnya sekitar 3 meter itu harus bersih. Kalau tidak kotoran yang menempel di dinding dalam yang mengandung bakteri, ragi atau benih cacing akan membuat nira cepat asam.

Standar Mutu Gula Aren – Hanya Menggunakan Pengawet Alami.

pengawet nira alami Passiflora foetida
Pengawet nira alami – Passiflora foetida

Penyadapan nira dilakukan 2 kali sehari. Hasil sadapan malam hari diambil esok pagi dan hasil sadapan pagi akan diambil sore hari. Waktu yang dibutuhkan rata-rata 15-16 jam untuk malam hari dan 8-9 jam untuk pagi hari.Guna mencegah peragian yang membuat nira jadi asam, selama rentang waktu tersebut perajin memasukan laru atau pengawet alami ke dalam lodong bersih.

Jenis laru yang digunakan bervariasi dari daerah ke daerah. Perajin di Jawa Tengah menggunakan sirih dan potongan kayu nangka. Perajin di Banten menggunakan akar tanaman kawao.Sirih dan akar kawao berguna untuk menumpas bakteri. Sementara potongan kayu nangka akan mengeraskan dan memberi warna kuning pada gula yang akan jadi nanti.

Sementara di Palu terutama masyarakat perajin aren di menggunakan tumbuhan Passiflora foetida atau biasa juga disebut Rambusa, markisa mini yang tumbuh liar. Terutama perajin gula aren di Kecamatan Tuva menyebutnya Bunga Harsia.  Yang diambil adalah kulit buah mirip rambutan. Tanaman ini oleh perajin gula aren di Banten disebut Tetengsret.

Proses Memasak Gula Aren – Palm Sugar

Standar mutu gula aren
Proses memasak gula aren

Setelah semua nira terkumpul maka proses memasak pun dimulai. Untuk menilai standar mutu dari palm sugar, teman-teman harus perhatikan juga dengan cara membuat pemanis yang disebut gula aren ini.

Pertama-tama dilakukan penyaringan sebanyak 2 kali. Yang pertama untuk membuang kotoran kasar seperti ranting, daun, serangga dan ijuk. Yang kedua membuang kotoran halus yang mengambang di permukaan cairan. Kemudian nira dituang ke dalam kenceng (kuali) atau periuk untuk di jerangkan diatas tungku berbahan bakar kayu.

Selama proses pemasakan, sambil terus diaduk secara berkala, api harus dijaga agar tidak sampai menjilat permukaan sirop gula. Gunanya menghindari bau asap dan gula tidak berwarna terlalu hitam.Setelah 3-4 jam nira berubah jadi sirop kental. Api dikecilkan untuk menurunkan suhu sambil terus diaduk agar tidak gosong. Tingkat kematang massa gula bisa diketahui dengan meneteskannya ke dalam air dingin. Bila tetesan meluncur dengan panjang kurang lebih 2 cm maka gula siap di cetak atau dibuat gula semut (granulated palm sugar).

Salam hangat,

Arenga Indonesia. Produsen gula aren di Tangerang- Banten

Share artikel ini

Artikel Terbaru

  • Deretan belahan tempurung kelapa berisi nira aren kental berwarna cokelat kemerahan yang sedang didinginkan di atas lantai untuk dicetak menjadi gula batok tradisional

    Menjejak Sejarah dan Kearifan Lokal di Balik Cetakan Gula Batok

  • Foto premium food photography Sate Sapi Manis yang mengilat di atas piring tanah liat beralaskan daun pisang. Di latar belakang, terdapat kemasan kembar Arenga Organic Palm Sugar, stoples kaca berisi gula semut, teko tanah liat tradisional, dan mangkuk saus kecil di atas meja kayu dengan pencahayaan hangat.

    Kilau Karamel Arenga dalam Sate Sapi Manis: Rahasia Kelezatan yang Menggoda Lidah

  • Foto beberapa potong kue cokelat tebal dengan lapisan karamel keemasan dan hiasan krim di atas talenan kayu. Di sampingnya terdapat produk kemasan "Arenga Organic Palm Sugar", batok kelapa berisi kelapa parut putih, dan batok kelapa berisi gula aren bubuk dengan latar belakang dapur yang hangat.

    Rekomendasi Kue Cokelat Kelapa Parut Karamel, Simfoni Legit yang Bikin Lidah Berdansa

  • Empat buah kue mangkok gula aren klasik berwarna cokelat yang mekar sempurna, disajikan di atas piring keramik putih bergelombang. Di sampingnya terdapat produk kemasan Organic Palm Sugar Arenga, semangkuk gula aren bubuk, beberapa potongan gula aren cetak, sebatang sendok kecil, dan hiasan daun pandan segar di atas meja abu-abu bertekstur.

    Kue Mangkok Klasik Gula Aren: Rahasia Tradisi Legit yang Mekar Sempurna

  • Sebuah piring putih berisi cokelat cornflakes yang ditaburi kacang almond, dihiasi daun mint. Di latar belakang terdapat kemasan Gula Semut Aren Arenga.

    Manisnya Cokelat Cornflakes Gula Aren, Mari Nikmati Camilan Sehat yang Mewah

Arenga Customer Care

Untuk pertanyaan, kritik, dan saran seputar produk Arenga, silakan hubungi kami di nomor WhatsApp berikut ini:

0819 3241 8190

Artikel Terpopuler

  • Daun-padan-dalam-Arenga-Liquid-Palm-Sugar

    Rahasia Aroma Pemikat Pelanggan: Mengapa Gula Aren Cair Pandan Adalah Aset Bisnis Sobat Arenga

  • Resep-teh-bunga-bungaan

    Resep Teh Bunga-Bungaan: Manfaat Ilmiah dari Lemon Verbena hingga Rosemary

  • Arenga Indonesia di Kalimantan Selatan, Laris Manis di Kalsel Expo Hingga Masuk Radio

  • Sejarah pohon aren nusantara

    Jejak Emas Pohon Aren: Dari Prasasti Kuno Hingga Pajak Kerajaan yang Terlupakan

  • Arenga Gula Aren Cair Pandan Untuk Susu Almond

    ARENGA Gula Aren Cair Pandan dan Susu Almond

  • Resep Tumis Udang Arenga Gula Aren Cair organik

    Tumis Udang Arenga Gula Aren Cair

  • Gula Aren Arenga Sebagai Bumbu Masak

    Gula Aren Arenga Sebagai Bumbu Masak

  • Mie Tiau Apollo dan Mie Tiaw Polo, Bersaing atau Saling Mendukung?