Gulai Kancah, Simbol Kemeriahan Idul Adha di Ranah Minang

ARENGAINDONESIA.COM – Gulai Kancah, Simbol Kemeriahan Idul Adha di Ranah Minang
Perayaan Idul Adha di Sumatera Barat, khususnya bagi masyarakat Minangkabau, selalu identik dengan kemeriahan dan keakraban. Salah satu hidangan yang menjadi ciri khas dan selalu dinantikan adalah gulai kancah. Hidangan ini menjadi simbol dari semangat berbagi dan kebersamaan dalam merayakan hari raya kurban.
Proses Pembuatan Gulai Kancah Minang yang Unik
Setelah proses penyembelihan hewan kurban, seperti sapi atau kerbau, daging, tulang, dan jeroan biasanya dipisahkan. Bagian-bagian ini kemudian diolah menjadi berbagai macam hidangan, salah satunya adalah gulai kancah.
Gulai kancah memiliki ciri khas tersendiri dalam proses pembuatannya. Daging yang telah dipotong-potong akan di rebus sebentar sampai empuk dimasak bersama rempah. Kuah kaldu yang kaya akan rempah-rempah seperti kunyit, jahe, dan lengkuas memberikan cita rasa yang khas dan menggugah selera.
Baca di sini tentang : Resep Terong Ungu Crispy Renyah dan Enak
Makna di Balik Gulai Kancah
Selain sebagai hidangan yang lezat, gulai kancah juga memiliki makna yang mendalam bagi masyarakat Minangkabau. Hidangan ini melambangkan semangat gotong royong dan kebersamaan dalam merayakan hari raya. Proses pembuatan gulai kancah yang melibatkan banyak orang, mulai dari penyembelihan hewan kurban hingga proses memasak, menjadi momen yang mempererat tali silaturahmi.
Hidangan yang Kaya Manfaat
Selain lezat dan kaya akan makna, gulai kancah juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Kandungan protein tinggi dari daging, serat dari berbagai jenis sayuran, serta vitamin dan mineral dari rempah-rempah membuat sayur kancah menjadi hidangan yang bergizi.
Resep Gulai Kancah Daging
Ternyata tidak terlalu sulit membuat gulai kancah ini. Sobat Arenga juga tertarik untuk membuatnya? Silahkan ikuti resep gulai kancah Minang di bawah:
Baca juga:
- Gula Aren Penyedap Kari dan Gulai
- Cokelat yang Penuh Manfaat
- Perbedaan Kari dan Gulai
- Masakan Padang Umumnya Peda! Mengapa?
- Makna Kehadiran Bahan Organik dalam Tubuh
Bahan-bahan :
Setengah kilo daging sapi
Bumbu-Bumbu :
5 buah bawang merah
3 siung bawang putih
2 sendok makan cabe merah giling
5 butir lada
1/2 ruas kunyit
1 ruas jahe
1 ruas Lengkuas
1 lembar daun Kunyit
5 lembar daun jeruk
Garam secukupnya
Cara Membuat:
- Ddaging dibersihkan, direbus sampai empuk lalu dipotong-potong bentuk dadu.
- Giling semua bumbu kecuali daun kunyit dan daun jeruk Purut.
- Rebus bumbu yang telah dihaluskan dalam empat gelas air sampai mendidih.
- masukan daun kunyit dan daun jeruk
- Masukkan daging yang sudah diiris-iris .
- Angkat setelah mendidih dan berbau harum
Semoga bermanfaat teman-teman.
Share artikel ini
Artikel Terbaru

Gula Aren Cair: Panduan Terlengkap untuk Bisnis, Barista, dan Dapur Rumahan

Gula Aren vs Lonjakan Insulin – Solusi Manis Diet Rendah GI untuk Pre-Diabetik

Resep Kue Kering Cokelat Madu Kenari: Renyah, Nyoklat, dan Lumer di Mulut

Aroma Kopi Nendang! Resep Arabica Cookies Renyah dengan Sentuhan Palm Sugar yang Mewah

Menembus Kabut Halimun: Menemukan “Emas Hitam” di Hutan Larangan
Artikel Terpopuler

Rahasia Aroma Pemikat Pelanggan: Mengapa Gula Aren Cair Pandan Adalah Aset Bisnis Sobat Arenga

Resep Teh Bunga-Bungaan: Manfaat Ilmiah dari Lemon Verbena hingga Rosemary

Jejak Emas Pohon Aren: Dari Prasasti Kuno Hingga Pajak Kerajaan yang Terlupakan

ARENGA Gula Aren Cair Pandan dan Susu Almond

Tumis Udang Arenga Gula Aren Cair

Gula Aren Arenga Sebagai Bumbu Masak
Mie Tiau Apollo dan Mie Tiaw Polo, Bersaing atau Saling Mendukung?

Beda Gula Aren dan Gula Kelapa – Arenga Sugar vs Coconut Sugar


