Mengenal Labu Kuning Kaya Nutrisi
Labu Kuning Kaya Nutrisi – Kolak labu kuning sangat nikmat untuk berbuka puasa. Tekstur daging lembut. Rasa gurih dari santan menyatu sempurna dengan rasa manis dari gula aren. Cocok menggantikan energi yang terkuras seharian selama puasa. Tak heran kolak labu kuning populer selama Ramadhan. Tapi sebetulnya apa sesungguhnya labu kuning itu? Yuk kita kenali lebih dekat.
Labu ( cucurbita moschatal) adalah tanaman budaya daerah tropis. Kita sering melihatnya tumbuh di pekarangan, tegalan, atau di ladang. Ia tumbuhan ramah yang bisa tumbuh di mana saja, Dataran kering, tinggi, maupun rendah. Dan menanamnya tidak pula sukar.Bahkan hanya dengan membuang biji di pekarangan belakang, ia dapat tumbuh subur dan berbuah dengan baik.
Dan buah labu yang masuk dalam suku timun-timunan ini jadi salah satu sumber pangan penting bagi Rakyat Indonesia.
Keluarga Labu Kuning
Labu kuning masuk ke dalam suku timun timunan dengan lima anggota: Labu seberang, labu peras, labu air, ketimun, dan semangka. Bentuknya ada yang bulat, pipih lonjong, atau panjang dengan banyak alur (15-30 alur). Dari kulitnya yang keras bisa dimanfaatkan untuk membuat aneka kerajinan tangan. Keluarkan isinya kemudian keringkan. Kulit yang sudah keras ini bisa digunakan sebagai wadah atau tempat peranti rumah tangga lainnya.
Sementara kulit bekas labu air bisa digunakan sebagai botol, wadah makanan, dan alat musik yang telah dipakai selama beberapa generasi. Para ahli botani menyebut buah labu digolongkan sebagai buah buni besar yang keras.
Di Indonesia labu kuning dikenal dengan sejumlah nama antara lain: waluh, labu merah, labu manis, atau labu parang. Dalam bahasa Inggris namanya pumpkin. Tanaman ini tumbuh merambat dengan daun besar dan berbulu. Pucuk dan daun mudanya bisa dimanfaatkan sebagai bahan sayuran. Dimasak dengan santan, dibuat oseng-oseng atau direbus untuk campuran gado-gado. Sungguh lezat.
Sementara buahnya bisa diolah menjadi berbagai jenis makanan, bukan hanya kolak. Resep labu kuning sangat luas. Arenga pernah menikmati Dodol Labu Kuning ketika berkunjung ke kelompok perajin gula aren Mitra Arenga Indonesia.
Terus labu kuning dikukus bisa diberikan pada penderita diabetes atau sebagai makanan bayi.
Bijinya yang lonjong itu dibuat kuaci dengan menggarami dan dipanggang. Daging bijinya yang gurih sering dicemil saat orang menonton bola.
Kandungan Gizi Labu Kuning
Labu kuning atau waluh kaya vitamin A dan vitamin C, mineral, dan karbohidrat. Daging buahnya mengandung antioksidan sehingga bermanfaat sebagai penangkal berbagai jenis kanker. Daging buah ini bisa diolah jadi makanan bercitarasa gurih dan manis. Sayangnya buah labu kuning hanya naik tingkat popularitasnya saat bulan Ramadhan. Di hari-hari biasa biasa tukang sayur jarang membawa dan kita harus ke pasar untuk mendapatkannya.
Manfaat dan Kegunaan Labu Kuning
- Selain buah segar yang bisa dibuat untuk berbagai makanan, tepung labu kuning dimanfaatkan untuk membuat kosmetik.
- Â Air perasan buahnya dipercaya dapat mengobati luka akibat racun binatang.
- Â 500-800 biji segar tanpa kulit bisa digunakan sebagai obat pembasmi cacing pita pada orang dewasa.
- Â Kadang labu kuning diberikan sebagai obat emulsi atau diminum bersama obat pencahar setelah dicampur dengan air.
- Â Biji labu yang mengandung minyak dapat digunakan sebagai obat cacing pita, obat digigit serangga berbisa, disentri dan sembelit.
- Â Dapat juga digunakan untuk penyembuh radang, pengobatan ginjal, demam dan diare. Pengobatan menggunakan labu kuning sudah lama dilakukan oleh nenek moyang Nusantara.
Memang berbagai komponen bioaktif nya perlu dibuktikan lagi secara ilmiah.
Labu Kuning Kaya Nutrisi Awet Secara Alami
Seperti sudah disinggung di atas, karakter Kulitnya yang tebal itu bertindak sebagai penghalang laju respirasi, keluarnya air melalui proses penguapan maupun masuknya udara penyebab proses oksidasi. Itulah mengapa labu kuning relatif awet dibanding buah-buah lainnya.
Harap diingat bahwa keawetan ini jika buah di simpan ditempat bersih dan kering serta tidak ada luka pada buahnya. Jika luka labu kuning akan mengeluarkan semacam gas yang bisa memicu terjadinya berbagai macam perubahan di bagian dalam buah. Maka buah yang baik bisa disimpan selama tiga bulan. Melebihi waktu itu biasanya beratnya akan turun.
Share artikel ini
Artikel Terbaru

Gula Aren Cair: Panduan Terlengkap untuk Bisnis, Barista, dan Dapur Rumahan

Gula Aren vs Lonjakan Insulin – Solusi Manis Diet Rendah GI untuk Pre-Diabetik

Resep Kue Kering Cokelat Madu Kenari: Renyah, Nyoklat, dan Lumer di Mulut

Aroma Kopi Nendang! Resep Arabica Cookies Renyah dengan Sentuhan Palm Sugar yang Mewah

Menembus Kabut Halimun: Menemukan “Emas Hitam” di Hutan Larangan
Artikel Terpopuler

Rahasia Aroma Pemikat Pelanggan: Mengapa Gula Aren Cair Pandan Adalah Aset Bisnis Sobat Arenga

Resep Teh Bunga-Bungaan: Manfaat Ilmiah dari Lemon Verbena hingga Rosemary

Jejak Emas Pohon Aren: Dari Prasasti Kuno Hingga Pajak Kerajaan yang Terlupakan

ARENGA Gula Aren Cair Pandan dan Susu Almond

Tumis Udang Arenga Gula Aren Cair

Gula Aren Arenga Sebagai Bumbu Masak
Mie Tiau Apollo dan Mie Tiaw Polo, Bersaing atau Saling Mendukung?

Beda Gula Aren dan Gula Kelapa – Arenga Sugar vs Coconut Sugar






