Pilih Arenga Gula Aren

Categories: Referensi Arenga Indonesia|Komentar Dinonaktifkan pada Pilih Arenga Gula Aren|
Pilih Arenga Gula Aren

Pilih Arenga Gula Aren

Mungkin anda adalah pengusaha pempek, bakery, kue-kue tradisonal, minuman rempah, kopi susu, pemilik cafe, pembuat makanan bayi, jamu dll? Anda butuh gula merah bukan?

Atau mungkin anda bekerja di perusahaan makanan yang mempunyai produk hebat dan diterima pasar? Kebetulan perusahaan Anda memakai gula aren.

Atau Anda sedang mencari celah pasar untuk usaha baru yang sudah lama anda impikkan yang akan bergerak di sektor makanan. Dan makanan itu membutuhkan gula aren dalam jumlah besar?

Terakhir, anda memiliki kerabat, teman atau kenalan yang membutuhkan pasokan gula aren secara continue?

Selamat datang di blog Arenga Indonesia. Bukan kebetulan Anda tertambat disini terutama untuk tulisan yang satu ini 🙂

Untuk Gula Merah Bermutu Pilih Arenga Gula Aren

Anda bisa membeli gula aren di banyak tempat. Di pasar, di tepi jalan sebagai gula oleh-oleh, dari seorang supplier yang telah bertahun-tahun melayani kebutuhan anda. Atau anda memiliki kontak langsung dengan para petani pembuat gula aren.

Di manapun membeli gula aren, pertanyaan yang selalu muncul di kepala kita adalah, apakah ini gula aren asli?

Yang dimaksud dengan gula aren asli adalah murni terbuat 100 persen nira aren. Tidak ada bahan campuran.

Iya Arenga gula aren adalah gula merah asli. Tidak perlu menggunakan bahan campuran karena gula aren tanpa campuran kualitasnya diharapkan oleh semua konsumen. Aromanya wangi, warnanya menyenangkan dilihat, tidak mengandung bahan berbahaya bagi kesehatan. Apa lagi produk Arenga Indonesia ini dilengkapi selembar sertifikat organik. Ini jelas-jelas menunjukan keotentikannya

Mengapa Warna Gula Aren ada yang Gelap dan Terang?

Warna gula aren lebih gelap

Warna gula aren lebih gelap

Namun terkadang terdapat perbedaan antara satu batch dengan batch berikutnya. Seperti suatu kali Anda menerima warna gula aren lebih terang, warna coklatnya manis dan ringan. Di pengirimannya berikutnya, warna lebih gelap.

Perbedaan warna bukan lah tanda-tanda bahwa gula aren yang Anda beli palsu.

Ada tiga  hal yang mempengaruhi perbedaan Warna gula aren:

Yang pertama adalah tangkai bunga tempat mengalirnya nira.

Bila tangkai aren baru saja ditinggur, alias lengannya masih panjang, gula yang dihasilkan nira tangkai panjang ini cenderung lebih terang. Bahkan batang aren pertama kali disadap menghasilkan gula semut aren keputihan. Banyak keistimewaan dari pohon enau yang baru saja berproduksi. Salah satunya adalah aroma sedapnya sangat keras.

Karena tangkai bunga perlu diiris setiap kali panen nira, lama-lama lengan tandan akan memendek. Makin mendekati batang tandannya makin gelap lah warna gula yang dihasilkan.

Yang kedua mempengaruhi warna gula adalah mutu nira. Bila nira sudah kurang baik akan menghasilkan gula berwarna gelap.

Yang ketiga adalah cara memasak. Perajin ada yang rajin ada pula yang kurang rajin. Perajin yang rajin akan memperhatikan besaran api saat penguapan, mengaduk agar panas dalam kuali merata. Perajin seperti ini cenderung menghasilkan gula aren bermutu bagus.

Sebaliknya bila selama proses produksi kurang diperhatikan, gula bisa gosong dan warnanya menghitam.

Kami mempunyai gula aren asli dari nira terbaik yang bisa disediakan petani. Bila anda tidak membutuhkan tambahan lain seperti gula pasir, bahan pengawet kimia atau yang lebih gawat lagi formalin, pilih gula aren Arenga saja :). Untuk mendukung klaim sehat ini Arenga punya sertifikat organik.

Kontak Arenga Indonesia, Indrawanto, 0819 3241 8190

Share artikel ini

Artikel Terbaru

  • Resep Minestrone Soup Autentik, Rahasia Kuah Tomat Gurih dan Seimbang Ala Italia yang Cocok di Lidah Indonesia

    Resep Minestrone Soup Autentik, Rahasia Kuah Tomat Gurih dan Seimbang Ala Italia yang Cocok di Lidah Indonesia

  • Foto ilustrasi bagaimana nanas bekerja sebagai anti radang dalam tubuh kita

    Bagaimana Nanas Bekerja Sebagai Anti Radang Dalam Tubuh Kita?

  • Resep berjudul 'JUS NANAS, JERUK LEMON DAN BENGKUANG'. Bagian atas menampilkan gambar rendering dari gelas dan kendi jus kuning cerah dengan potongan nanas. Teks di bawahnya merinci bahan-bahan (termasuk nanas, lemon, dan bengkuang dadu) dan lima langkah mudah untuk membuat minuman yang menyegarkan. Teks pengantar menyoroti manfaat hidrasi untuk cuaca panas dan buka puasa.

    Resep Minuman Segar untuk Cuaca Panas, Rahasia Jus Nanas Bengkuang Anti Lemas!

  • Sepasang suami istri perajin sedang mengaduk nira kental di kuali besar dalam dapur tradisional yang bersih. Visual ini mewakili cerita sepasang suami istri perajin gula aren, sebuah rahasia storytelling manis untuk bisnis kafe dan bakery.

    Cerita Sepasang Suami Istri Perajin Gula Aren, Rahasia Storytelling Manis untuk Bisnis Kafe dan Bakery

  • Ilustrasi visual tradisi unik minum kopi di Sulawesi Selatan. Seorang pria Bugis-Makassar mengunyah sepotong gula aren asli sebelum meminum kopi hitam pahit di teras rumah panggung kayu. Meja penuh dengan kue tradisional Sulawesi.

    Tradisi Unik Minum Kopi di Sulawesi Selatan, Mengunyah Gula Aren Sebelum Menyeruput

Arenga Customer Care

Untuk pertanyaan, kritik, dan saran seputar produk Arenga, silakan hubungi kami di nomor WhatsApp berikut ini:

0819 3241 8190

Artikel Terpopuler

  • Daun-padan-dalam-Arenga-Liquid-Palm-Sugar

    Rahasia Aroma Pemikat Pelanggan: Mengapa Gula Aren Cair Pandan Adalah Aset Bisnis Sobat Arenga

  • Resep-teh-bunga-bungaan

    Resep Teh Bunga-Bungaan: Manfaat Ilmiah dari Lemon Verbena hingga Rosemary

  • Arenga Indonesia di Kalimantan Selatan, Laris Manis di Kalsel Expo Hingga Masuk Radio

  • Sejarah pohon aren nusantara

    Jejak Emas Pohon Aren: Dari Prasasti Kuno Hingga Pajak Kerajaan yang Terlupakan

  • Arenga Gula Aren Cair Pandan Untuk Susu Almond

    ARENGA Gula Aren Cair Pandan dan Susu Almond

  • Resep Tumis Udang Arenga Gula Aren Cair organik

    Tumis Udang Arenga Gula Aren Cair

  • Gula Aren Arenga Sebagai Bumbu Masak

    Gula Aren Arenga Sebagai Bumbu Masak

  • Mie Tiau Apollo dan Mie Tiaw Polo, Bersaing atau Saling Mendukung?