Gula Aren dan Candi Borobudur, Citra Budaya Indonesia

Categories: Referensi Arenga Indonesia|Komentar Dinonaktifkan pada Gula Aren dan Candi Borobudur, Citra Budaya Indonesia|
Kemasan arenga gula aren

Apa hubungan Gula Aren dan Candi Borobudur? Sama-sama berakar dari tradisi Nusantara yang panjang. Sama-sama melewati lorong sejarah dengan banyak cerita. Hingga akhirnya ujud mereka bisa kita lihat dan nikmati sampai sekarang.

Borobudur adalah sebuah candi budha yang dibangun oleh raja Samaratungga dari dinasti Syailendra pada abad ke 8. Sementara gula aren adalah pemanis yang sudah dinikmati rakyat dan keturun dinasti yang dididikan oleh Dapunta Sailendra ini.

Keterkaitan Candi Borobudur dan gula aren bisa dibuktikan pada relief yang merekam aneka jenis tanaman pangan yang dikonsumsi masyarakat Jawa Kuno. Salah satunya adalah Tanaman Aren yang merupakan sumber gula aren. Ada pula sukun, pisang, mangga, tebu, jagung, kluwih, kelapa, sukun, dan masih banyak lagi.

Arenga Meminjam Imaji Borobudur Untuk Kemasan

Kemasan Arenga gula aren organik
Candi Borobudur dalam sticker Arenga

Konsumen adalah makhluk pembosan. Agar pelanggan tidak bosan, Arenga Palm sugar muncul lagi dengan penampilan baru. Kali ini mencoba menyatukan gula aren dan Candi Borobudur. Digunakan pada kemasan aluminium foil 225 gram dan 1 kg. Begitu pun untuk kemasan gula aren cair jerigen dan botol kaca, labelnya juga mengikuti.

Desain kemasan lama sudah hampir 4 tahun dirasa sudah jenuh dipandang. Maka terpikir untuk memberi sentuhan beda, biar lebih segar dan sedap dilihat. Omong punya omong dengan seorang desainer grafis muda, keingin tersebut terwujud dalam desain label  kemasan yang sekarang.

Kemasan baru dimulai dari dasar bisnis Arenga Indonesia sendiri: Arenga pinnata atau pohon enau yang diabadikan pada relief Candi Borobudur.

getahnya dikumpulkan dan dibuat menjadi gula semut.  Sang desainer menerjemahkan cerita kami tentang enau ke dalam daun dan buah. Seperti yang terlihat pada bagian belakang desain, di sana terlihat daun kawung (bahasa sunda untuk enau) dan buah kolang-kaling.  Sekalipun seluruh tumbuhan enau memiliki manfaat ekonomi, ia hanya mengambil dua bagian dari tanaman ini.

Alasannya adalah daun aren berhubungan sangat dekat dengan manusia. Ia pernah digunakan sebagai atap rumah, melindungi manusia dari hujan dan panas. Di bawahnya nenek moyang kita pernah membina keluarga. Begitu pun daun muda enau sampai sekarang masih sering digunakan sebagai penganti kertas untuk membuat rokok tradisional. Namanya rokok kawung.

Terus bagaimana dengan buah enau, kolang-kaling? Sebetulnya bahan baku gula aren (palm sugar) dan kolang-kaling tak berhubungan. Nira enau yang diupkan sampai mengkristal, jadi gula semut, berasal dari tandan bunga jantan. Kolang-kaling atau buah atep berasal dari tangkai bunga betina.

Tapi demi artistik beberapa prinsip semesta tak harus terbaca literal. Bilah-bilah daun enau yang langsing harus diharmoniskan dengan buahnya, kalong-kaling. Jadi itu saja alasannya mengapa meletakan buah enau dalam desain label baru arenga palm sugar ini.

Baca juga:

Candi Borobudur dalam Label Baru Arenga Gula Aren

Arenga liquid sugar Timurasa Borobudur
Arenga Liquid Sugar

Siapa yang tak terinspirasi oleh Candi Borobudur? Semua orang! Dan kami pun iyes.

Dan apa ikon paling tepat mewakili Indonesia dalam dua kata? Candi Borobudur!

Borobudur yang dibangun dengan gaya Mandala sebagai cermin alam semesta, memesona dari banyak sisi. Entah sejarahnya, entah arsitekturnya, entah cerita-cerita dan kepercayaan yang terukir pada relief-reliefnya. Keagungan Borobudur ini lah yang membuat Arenga berpikir bahwa ia pantas digunakan sebagai pengenal produk Indonesia di mata dunia.

Selain itu pemakaian produk aren sendiri  di Nusantara sudah berlangsung ratusan tahun. Tak berlebihan bila disebut setua Borobudur sendiri. Minuman tuak (terbuat dari fermentasi nira enau) sudah dikenal masyarakat Jawa Kuno .  Dan pohon aren (Arenga pinnata) terlihat jejaknya pada  relief di pendopo teras Candi Panataran.

Baca juga:

Menurut situs Historia, seniman pahat menggambarkan persis seperti dalam desain label baru Arenga Palm Sugar: batang lurus menjulang, daun berhelai-helai, dan buah menggerombol dan menggantung. Pada batangnya bambu tergantung untuk menampung tetesan nira. 

Ini adalah bagian belakang dari label Arenga Palm Sugar. Berisi informasi produk yang perlu diketahui oleh pelanggan.

Sekalipun label  berganti, isi dari packing Arenga Palm Sugar ini tetap merupakan gula semut aren organik 225 gram perkantong. Dikumpulkan dalam satu kemasan box isi 30 kantong.

Selamat bertemu di pasar

Share artikel ini

Artikel Terbaru

  • Deretan belahan tempurung kelapa berisi nira aren kental berwarna cokelat kemerahan yang sedang didinginkan di atas lantai untuk dicetak menjadi gula batok tradisional

    Menjejak Sejarah dan Kearifan Lokal di Balik Cetakan Gula Batok

  • Foto premium food photography Sate Sapi Manis yang mengilat di atas piring tanah liat beralaskan daun pisang. Di latar belakang, terdapat kemasan kembar Arenga Organic Palm Sugar, stoples kaca berisi gula semut, teko tanah liat tradisional, dan mangkuk saus kecil di atas meja kayu dengan pencahayaan hangat.

    Kilau Karamel Arenga dalam Sate Sapi Manis: Rahasia Kelezatan yang Menggoda Lidah

  • Foto beberapa potong kue cokelat tebal dengan lapisan karamel keemasan dan hiasan krim di atas talenan kayu. Di sampingnya terdapat produk kemasan "Arenga Organic Palm Sugar", batok kelapa berisi kelapa parut putih, dan batok kelapa berisi gula aren bubuk dengan latar belakang dapur yang hangat.

    Rekomendasi Kue Cokelat Kelapa Parut Karamel, Simfoni Legit yang Bikin Lidah Berdansa

  • Empat buah kue mangkok gula aren klasik berwarna cokelat yang mekar sempurna, disajikan di atas piring keramik putih bergelombang. Di sampingnya terdapat produk kemasan Organic Palm Sugar Arenga, semangkuk gula aren bubuk, beberapa potongan gula aren cetak, sebatang sendok kecil, dan hiasan daun pandan segar di atas meja abu-abu bertekstur.

    Kue Mangkok Klasik Gula Aren: Rahasia Tradisi Legit yang Mekar Sempurna

  • Sebuah piring putih berisi cokelat cornflakes yang ditaburi kacang almond, dihiasi daun mint. Di latar belakang terdapat kemasan Gula Semut Aren Arenga.

    Manisnya Cokelat Cornflakes Gula Aren, Mari Nikmati Camilan Sehat yang Mewah

Arenga Customer Care

Untuk pertanyaan, kritik, dan saran seputar produk Arenga, silakan hubungi kami di nomor WhatsApp berikut ini:

0819 3241 8190

Artikel Terpopuler

  • Daun-padan-dalam-Arenga-Liquid-Palm-Sugar

    Rahasia Aroma Pemikat Pelanggan: Mengapa Gula Aren Cair Pandan Adalah Aset Bisnis Sobat Arenga

  • Resep-teh-bunga-bungaan

    Resep Teh Bunga-Bungaan: Manfaat Ilmiah dari Lemon Verbena hingga Rosemary

  • Arenga Indonesia di Kalimantan Selatan, Laris Manis di Kalsel Expo Hingga Masuk Radio

  • Sejarah pohon aren nusantara

    Jejak Emas Pohon Aren: Dari Prasasti Kuno Hingga Pajak Kerajaan yang Terlupakan

  • Arenga Gula Aren Cair Pandan Untuk Susu Almond

    ARENGA Gula Aren Cair Pandan dan Susu Almond

  • Resep Tumis Udang Arenga Gula Aren Cair organik

    Tumis Udang Arenga Gula Aren Cair

  • Gula Aren Arenga Sebagai Bumbu Masak

    Gula Aren Arenga Sebagai Bumbu Masak

  • Mie Tiau Apollo dan Mie Tiaw Polo, Bersaing atau Saling Mendukung?