Resep Gulai Gadang: Keajaiban Kuliner Minangkabau

ARENGAINDONESIA.COM – Resep gulai gadang ini berasal dari salah satu kekayaan kuliner Minangkabau yang juga terkenal enak. Jarang kelihatan di Rumah Makan Padang, bukan berarti masakan ini sedikit penggemarnya.
Sesuai dengan filosofi “dipandang rupo, dimakan raso,” gulai ini tidak hanya memanjakan lidah dengan cita rasa gurihnya yang khas. Selain itu gulai gadang juga memikat mata dengan penampilannya yang menggugah selera.
- Baca di sini tentang : Supplier Gula Aren Bubuk dan Cair Untuk Industri
Keunikan gulai gadang terletak pada penggunaan rempah-rempah yang melimpah. Sebut saja, kemiri, bawang merah, bawang putih, jahe, daun kunyit dan masih banyak lagi.
Gulai gadang melalui proses memasak yang cermat. Tak heran hasilnya adalah hidangan yang kaya rasa sekalipun tanpa menggunakan santan. Ini membuktikan bahwa masakan Minang mampu menghadirkan kelezatan yang otentik dan menggugah selera.
Resep Gulai Gadang Khas Minangkabau
Bahan-bahan:
- 1 kg daging sapi bagian yang padat. Potong-potong bentuk dadu
- 150 gram cabe giling.
- Air untuk merebus daging secukupnya.
Bumbu-bumbu:
- 4 butir kemiri
- 12 siung bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 2 cm jahe
- 1 helai daun kunyit
- 2 batang serai, memarkan
- 4 lembar daun jeruk purut
- 4 potong asam kandis dan garam secukupnya.
Cara Membuat:
- Blender atau haluskan semua bumbu kecuali daun kunyit dan serai.
- Masukan cabe dan bumbu halus ke dalam panci, masukan daging.
- Tuang air ke dalam panci pemasak,masukan daun kunyit, daun jeruk dan asam kandis. Uusahakan daging terendam seluruhnya.
- Masak sampai daging empuk. Jika belum empuk, tambahkan lagi sedikit air.
Gulai gadang adalah cerminan dari kekayaan budaya dan tradisi kuliner Minangkabau. Hidangan ini sering disajikan dalam acara-acara adat atau perayaan keluarga, menunjukkan betapa pentingnya peran makanan dalam mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan.
Dengan resep yang diwariskan dari generasi ke generasi, gulai gadang tidak hanya menjadi hidangan yang lezat, tetapi juga simbol dari identitas dan kebanggaan masyarakat Minangkabau.
Baca juga:
Share artikel ini
Artikel Terbaru

Gula Aren Cair: Panduan Terlengkap untuk Bisnis, Barista, dan Dapur Rumahan

Gula Aren vs Lonjakan Insulin – Solusi Manis Diet Rendah GI untuk Pre-Diabetik

Resep Kue Kering Cokelat Madu Kenari: Renyah, Nyoklat, dan Lumer di Mulut

Aroma Kopi Nendang! Resep Arabica Cookies Renyah dengan Sentuhan Palm Sugar yang Mewah

Menembus Kabut Halimun: Menemukan “Emas Hitam” di Hutan Larangan
Artikel Terpopuler

Rahasia Aroma Pemikat Pelanggan: Mengapa Gula Aren Cair Pandan Adalah Aset Bisnis Sobat Arenga

Resep Teh Bunga-Bungaan: Manfaat Ilmiah dari Lemon Verbena hingga Rosemary

Jejak Emas Pohon Aren: Dari Prasasti Kuno Hingga Pajak Kerajaan yang Terlupakan

ARENGA Gula Aren Cair Pandan dan Susu Almond

Tumis Udang Arenga Gula Aren Cair

Gula Aren Arenga Sebagai Bumbu Masak
Mie Tiau Apollo dan Mie Tiaw Polo, Bersaing atau Saling Mendukung?

Beda Gula Aren dan Gula Kelapa – Arenga Sugar vs Coconut Sugar


