Alasan Menggunakan Gula Aren Organik Sebagai Pemanis Harian

Categories: Artikel Kopi|Komentar Dinonaktifkan pada Alasan Menggunakan Gula Aren Organik Sebagai Pemanis Harian|
Rekomendasi gula aren organik sebagai pemanis harian

Gula aren organik memiliki sejarah panjang digunakan sebagai makanan dan obat manusia. Pun manfaat gula aren sebagai pemanis sehat untuk kebutuhan harian, reputasinya sudah tak diragukan lagi. Baik di Asia Tenggara maupun dunia, yang sudah memiliki sertifikat organik umumnya, sudah diterima sebagai gula yang tak berbaya bagi kesehatan.

Gula aren organik terbuat dari getah  pohon palem yang disebut Arenga Pinnata. Secara alami getah itu mengandung gula tapi relatih lebih rendah dibandingkan dengan gula pasir yang terbuat dari tebu.

Arenga gula aren organik disadap dari pohon aren yang tumbuh di pegunungan dan kebun-kebun secara alami. Bebas dari pestisida.

Selama proses pembuatannya pun tidak diberi kandungan kimia sintetis. Ini berarti dapat dikonsumsi tanpa mengkhawatirkan risiko kesehatan yang terkait dengan zat berbahaya. Ini salah satu alasan menggapa harus menggunakan gula aren organik sebagai pemanis harian.

Perlu diketahui bahwa pohon palem untuk gula aren berbeda dengan jenis palem untuk mengekstraksi minyak sawit.

Baca juga : Gula Aren Bubuk, Apakah Beda Dengan Gula Semut?

Apa itu Gula Aren Organik?

Alasan menggunakan gula aren organik sebagai pemanis harian
Granular gula aren organik

Gula aren organik adalah produk alami yang berasal dari pohon buah kolang-kaling. Sering digunakan dalam pembuatan kue dan makanan penutup. Begitupun sering digunakan untuk memaniskan masakan harian di dapur. Atau digunakan meracik minuman kesehatan seperti jamu.

Di India gula merah digunakan dalam pengobatan ayuverda dan banyak ditemukan dalam racikan chai masala tea. Salah satu alasan lain mengapa kita tak perlu ragu menggunakan gula aren organik

Warna gula aren itu coklat gelap dan terkadang dengan semu coklat terang. Gula aren yang datang dari pohon aren yang disadap pertama kali, malah warnanya cenderung lebih pucat.

Bentuknya granular (gula semut) dan likuid (cair). Memiliki rasa manis dan seperti moka karamel. Inilah sebabnya mengapa gula aren organik bermanfaat untuk penggunaan sehari-hari.

Baca juga : Cara Membuat Gula Semut Aren

Mengapa Gula Aren Organik Bermanfaat Sebagai Pemanis Harian?

Ada banyak manfaat menggunakan gula aren organik. Beberapa manfaat menggunakan gula aren organik sebagai pemanis harian antara lain sebagai berikut:

  • Gula aren organik adalah produk yang sehat. Ia bebas dari bahan kimia berbahaya dan karenanya aman untuk dikonsumsi.
  • Gula aren organik baik untuk kesehatan Anda. Ia mengandung mineral dan vitamin yang penting untuk kesehatan.
  • Gula aren organik baik untuk lingkungan. Tumbuh berkelanjutan dan ramah lingkungan.
  • Gula aren organik baik untuk dompet Anda. Ini lebih murah daripada alternatif gula lainnya dan juga lebih sehat untuk Anda.

Butuh gula aren kemasan bulky, klik link ini

Bagaimana Cara Mendapatkan Pemanis Sehat Ini?

Ada beberapa cara agar Anda bisa mendapatkan gula aren organik. Salah satu caranya adalah dengan membelinya secara online.

Cara lain adalah dengan membelinya langsung kepada produsennya Arenga Indonesia. Silahkan kontak CS melalui chats wa

Gula aren organik adalah produk yang sehat, berkelanjutan, dan terjangkau yang berguna untuk penggunaan sehari-hari.

Beli Arenga Online di Tokped

Kontak Arenga by WA 0819 3241 8190

Share artikel ini

Artikel Terbaru

  • Deretan belahan tempurung kelapa berisi nira aren kental berwarna cokelat kemerahan yang sedang didinginkan di atas lantai untuk dicetak menjadi gula batok tradisional

    Menjejak Sejarah dan Kearifan Lokal di Balik Cetakan Gula Batok

  • Foto premium food photography Sate Sapi Manis yang mengilat di atas piring tanah liat beralaskan daun pisang. Di latar belakang, terdapat kemasan kembar Arenga Organic Palm Sugar, stoples kaca berisi gula semut, teko tanah liat tradisional, dan mangkuk saus kecil di atas meja kayu dengan pencahayaan hangat.

    Kilau Karamel Arenga dalam Sate Sapi Manis: Rahasia Kelezatan yang Menggoda Lidah

  • Foto beberapa potong kue cokelat tebal dengan lapisan karamel keemasan dan hiasan krim di atas talenan kayu. Di sampingnya terdapat produk kemasan "Arenga Organic Palm Sugar", batok kelapa berisi kelapa parut putih, dan batok kelapa berisi gula aren bubuk dengan latar belakang dapur yang hangat.

    Rekomendasi Kue Cokelat Kelapa Parut Karamel, Simfoni Legit yang Bikin Lidah Berdansa

  • Empat buah kue mangkok gula aren klasik berwarna cokelat yang mekar sempurna, disajikan di atas piring keramik putih bergelombang. Di sampingnya terdapat produk kemasan Organic Palm Sugar Arenga, semangkuk gula aren bubuk, beberapa potongan gula aren cetak, sebatang sendok kecil, dan hiasan daun pandan segar di atas meja abu-abu bertekstur.

    Kue Mangkok Klasik Gula Aren: Rahasia Tradisi Legit yang Mekar Sempurna

  • Sebuah piring putih berisi cokelat cornflakes yang ditaburi kacang almond, dihiasi daun mint. Di latar belakang terdapat kemasan Gula Semut Aren Arenga.

    Manisnya Cokelat Cornflakes Gula Aren, Mari Nikmati Camilan Sehat yang Mewah

Arenga Customer Care

Untuk pertanyaan, kritik, dan saran seputar produk Arenga, silakan hubungi kami di nomor WhatsApp berikut ini:

0819 3241 8190

Artikel Terpopuler

  • Daun-padan-dalam-Arenga-Liquid-Palm-Sugar

    Rahasia Aroma Pemikat Pelanggan: Mengapa Gula Aren Cair Pandan Adalah Aset Bisnis Sobat Arenga

  • Resep-teh-bunga-bungaan

    Resep Teh Bunga-Bungaan: Manfaat Ilmiah dari Lemon Verbena hingga Rosemary

  • Arenga Indonesia di Kalimantan Selatan, Laris Manis di Kalsel Expo Hingga Masuk Radio

  • Sejarah pohon aren nusantara

    Jejak Emas Pohon Aren: Dari Prasasti Kuno Hingga Pajak Kerajaan yang Terlupakan

  • Arenga Gula Aren Cair Pandan Untuk Susu Almond

    ARENGA Gula Aren Cair Pandan dan Susu Almond

  • Resep Tumis Udang Arenga Gula Aren Cair organik

    Tumis Udang Arenga Gula Aren Cair

  • Gula Aren Arenga Sebagai Bumbu Masak

    Gula Aren Arenga Sebagai Bumbu Masak

  • Mie Tiau Apollo dan Mie Tiaw Polo, Bersaing atau Saling Mendukung?