Abug Macan Ubi Kayu Khas Bali

ARENGAINDONESIA.COM – Siapa yang tak kenal Pulau Bali? Dijuluki juga pulau dewata karena keindahan alam dan budayanya. Bali juga adalah gudang kuliner, resep camilan mereka berlimpah, seperti kue Abug Macan Ubi Kayu yang resepnya bisa Sobat Arenga temukan dalam artikel blog tercinta ini.
Apa sih Keunikanan Kue Abug Macan Ubi Kayu Bali?
Seperti kebanyakan camilan tradisional terbuat dari bahan-bahan sederhana, kua abug macan ubi kayu ini khas Bali ini juga. Terbuat dari singkong (ubi kayu), diberi kelapa parut dan gula merah atau gula aren. Uniknya Abuq Macan berasal dari penampilannya yang belang-belang itu. Menurut orang itu menyerupai kulit macan tutul , dengan perpaduan warna coklat dari gula aren dan putih, warna alami bahan bakunya yaitu singkong.
Kue abu khas Bali ini teksturnya lembut dan kenyal, rasanya yang manis dan gurih itu bikin nagih. Belum lagi aroma khas dari ubi kayu dan kelapa parut, dipadukan dengan rasa legitnya gula aren bubuk menciptakan harmoni rasa yang sempurna.
Resep Abug Macan Ubi Kayu Khas Bali
Bahan-bahan:
- 3 kg ubi kayu atau singkong.
- 1/2 butir kelapa, diparut kasar.
- 1/2 kg gula semut Aren.
- Garam secukupnya
Cara Membuat:
- Kupas dan cuci bersih singkong lalu diparut kasar, beri garam.
- Masukkan ke dalam kukusan berselang-seling dengan gula semut Aren, dimulai dengan ubi kayu parut terlebih dahulu.
- Setelah matang, angkat dan taruh ke atas talam yang dilumuri sedikit minyak. Tekan perlahan-lahan hingga rata dan padat.
- Potong-potong kue dan sajikan di atas piring dengan ditaburi kelapa parut yang sudah diberi sedikit garam.
Abuk macan ubi kayu khas Bali siap dinikmati
Kalaupun teman-teman tidak ingin membuatnya sendiri, kue abug macan ubi kayu ini mudah ditemukan di berbagai pasar tradisional di Bali. Makanan ini enak untuk teman minum teh atau kopi. Masyarakat Bali sendiri sering menggunakannya sebagai salah satu hidangan dalam upacara adat.
Baca juga :
Share artikel ini