Dendeng Batokok Padang Sambal Hijau

Minangkabau sebagai salah satu etnis di Indonesia memiliki ragam kuliner yang tak diragukan lagi kelezatannya. Salah satunya Dendeng Batokok Sambal Hijau yang dimasak secara khusus, membuat dendeng jadi empuk. Dengan sambal padang minangnya yang khas, membuat hidangan ini minta ampun lezatnya 🙂–Foto : Resep Masak Terbaru dot. com–
Bagi teman-teman yang sedang kehilangan ide masak hari ini, masakan khas Sitinjau Lauik (laut), sebuah negeri yang terletak antara Kota Padang-Solok ini, bisa jadi ide. Sambal hijaunya segar banget karena dipadu dengan jeruk nipis dan tomat hijau.
Disebut Batokok (bahasa Minanag), karena irisan daging di ketok-ketok, setelah direbus. Dogoreng kemudian dibalur dengan sambal hijau. Ini versi lain dari Dendeng Balado khas Minang.
Ohya agar sambal hijaunya tetap cantik setelah digoreng, baca tipsnya agar cabe tidak hitam saat digiling di sini
Bahan Resep Dendeng Batokok Padang Sambal Hijau:
- 500 gr daging sapi khas luar
- 2 sendok makan asam jawa
- 2 sendok makan garam
- 1 liter air
- 2 sendok makan minyak kelapa
Bahan Sambal Lado Hijau:
- 100 gram cabe hijau
- 6 buah bawang merah
- 2 buah tomat sayur hijau
- 4 SDM minyak untuk menumis
- 5 lembar daun jeruk purut
- 1 lembar daun kunyit
- Dua buah asam kandis
- Satu sendok teh garam
- 2 sendok teh air perasan jeruk nipis
Baca juga:
Cara Membuat Dendeng Batokok Padang Sambal Hijau:
- Potong potong lebar daging setebal 1/2 cm.
- Rebus dengan air asam jawa dan garam hingga lunak.
- Angkat. Pukul-pukul (ketok) daging dengan ulekan hingga memar dan melebar.
- Bakar lembaran daging di atas arang yang telah diberi beberapa sabut kelapa hingga matang dan berwarna kecoklatan.
- Sesekali diolesi dengan minyak kelapa. Angkat
- Goreng Sambal Lado Hijau dengan sedikit minyak.
- Siramkan ke atas dendeng batokok yang sudah masak
Cara Membuat Sambal Lado Ijo:
- Giling kasar cabai, bawang merah dan tomat, lalu tumis bersama daun jeruk purut daun kunyit, asam kandis, garam hingga matang dan berminyak.
- Sesaat sebelum diangkat tambahkan air perasan jeruk nipis.
Beda Dendeng Batokok dan Dendeng Balado
Ohya mungkin teman-teman pernah juga bertanya, apa sih beda dendeng batokok dan dendeng balado?
Sebetulnya hampir tidak ada perbedaan dari dendeng, sama-sama Kuliner Minang. Kalau pun ada hanya sedikit sekali.
Kedua dendeng, dagingnya sama-sama deketok atau dipukul setelah di rebus. Hanya saja kalau dendeng balado digoreng, dendeng batokok di bakar di atas bara sabut kelapa.
Dendeng balado yang biasa juga disebut dendeng lambok, menggunakan cabe merah. Sementara dendeng batokok menggunakan cabe hijau
.Berbagai Sambal Minang atau Padang
Selain untuk Dendeng Batokok, sambal hijau juga dinikmati sebagai sambal alias penyedap makan nasi. Nah ini beberapa jenis sambal di Minangkabau yang juga enak untuk digunakan sebagai bumbu dendeng Batokok:
Ohya sambal Padang atau sambal Minang adalah salah jenis sambal yang berasal dari kota Padang, Sumatera Barat, Indonesia. Sambal Padang dikenal memiliki rasa pedas yang khas dan biasanya dimakan sebagai pelengkap atau penyedap masakan Minangkabau.
Beberapa varian sambal Padang yang populer antara lain:
- Sambal lado mudo: Sambal ini dibuat dari cabai hijau yang masih muda, dicampur dengan bawang merah, bawang putih, garam, dan perasan jeruk nipis.
- Sambal lado ijo: Sambal ini mirip dengan sambal lado mudo, tetapi menggunakan cabai hijau yang lebih matang. Biasanya tambahan bahan lainnya adalah tomat dan terasi.
- Sambal balado: Sambal ini terbuat dari cabai merah yang diulek kasar dan dicampur dengan bawang merah, bawang putih, tomat, dan garam. Sambal balado biasanya lebih pedas daripada sambal lado.
- Sambal tempoyak: Sambal ini terbuat dari tempoyak, yaitu bahan yang dihasilkan dari fermentasi durian. Sambal tempoyak biasanya dicampur dengan cabai merah, bawang merah, bawang putih, dan terasi.
Sebagian besar sambal Padang memang memiliki rasa pedas yang khas. Namun ada beberapa jenis sambal Padang yang tidak terlalu pedas. Beberapa contohnya adalah sambal lado mudo (dibuat dari cabai hijau yang masih muda), sambal hijau (dibuat dari cabai hijau), dan sambal kecap (dibuat dari campuran kecap manis dan bahan lainnya).
Namun, kebanyakan sambal Padang tetap memiliki tingkat kepedasan yang cukup tinggi dan dapat menimbulkan sensasi panas di lidah dan mulut. Jadi, jika Sobat Arenga tidak terbiasa dengan makanan pedas, sebaiknya memperhatikan tingkat kepedasan sambal Padang sebelum mencobanya.
Arenga Indonesia, produsen gula aren cair dan gula semut di Tangerang. Kontak by WA chats 0819 3241 8190
Share artikel ini
Artikel Terbaru

Gula Aren Cair: Panduan Terlengkap untuk Bisnis, Barista, dan Dapur Rumahan

Gula Aren vs Lonjakan Insulin – Solusi Manis Diet Rendah GI untuk Pre-Diabetik

Resep Kue Kering Cokelat Madu Kenari: Renyah, Nyoklat, dan Lumer di Mulut

Aroma Kopi Nendang! Resep Arabica Cookies Renyah dengan Sentuhan Palm Sugar yang Mewah

Menembus Kabut Halimun: Menemukan “Emas Hitam” di Hutan Larangan
Artikel Terpopuler

Rahasia Aroma Pemikat Pelanggan: Mengapa Gula Aren Cair Pandan Adalah Aset Bisnis Sobat Arenga

Resep Teh Bunga-Bungaan: Manfaat Ilmiah dari Lemon Verbena hingga Rosemary

Jejak Emas Pohon Aren: Dari Prasasti Kuno Hingga Pajak Kerajaan yang Terlupakan

ARENGA Gula Aren Cair Pandan dan Susu Almond

Tumis Udang Arenga Gula Aren Cair

Gula Aren Arenga Sebagai Bumbu Masak
Mie Tiau Apollo dan Mie Tiaw Polo, Bersaing atau Saling Mendukung?

Beda Gula Aren dan Gula Kelapa – Arenga Sugar vs Coconut Sugar


