Mengapa Gula Aren Berwarna Coklat Gelap? – Ini Penjelasannya!

Warna coklat gelap pada gula aren disebabkan oleh kandungan senyawa alami yang terdapat dalam nira atau nektar bunga aren yang digunakan sebagai bahan dasar pembuatan gula aren. Senyawa-senyawa tersebut adalah flavonoid, karotenoid, dan polifenol.
Flavonoid adalah senyawa yang banyak terdapat dalam buah dan sayuran, dan memberikan warna pada berbagai tumbuhan. Karotenoid adalah senyawa yang memberikan warna pada wortel, tomat, dan buah-buahan berwarna oranye, dan juga banyak terdapat dalam bahan-bahan alami lainnya. Sedangkan polifenol adalah senyawa yang terdapat dalam berbagai jenis tanaman, termasuk teh dan anggur, dan memiliki efek antioksidan.
Ketika nektar bunga aren (nira) dipanaskan dan dikristalisasi, senyawa-senyawa tersebut akan bereaksi dan membentuk senyawa kompleks, yang memberikan warna coklat gelap pada gula aren. Semakin lama proses pemanasan dan kristalisasi dilakukan, semakin gelap pula warna gula aren yang dihasilkan.
Proses Pencoklatan Pada Gula Aren
Proses pencoklatan pada gula aren terjadi melalui reaksi kimiawi antara senyawa-senyawa yang terkandung dalam nira dengan panas dan oksigen udara. Beberapa faktor yang mempengaruhi proses pencoklatan pada gula aren adalah suhu, waktu, pH, dan kelembaban.
Proses pencoklatan gula aren terdiri dari beberapa tahap, yaitu:
- Pembentukan senyawa pereduksi: Nira atau nektar bunga aren mengandung senyawa pereduksi, seperti glukosa dan fruktosa. Saat nira dipanaskan, senyawa pereduksi ini akan bereaksi dengan oksigen udara dan membentuk senyawa-senyawa baru yang disebut senyawa oksidasi. Reaksi ini diawali dengan terjadinya pembentukan senyawa aldehida dan keton sebagai intermediate.
- Reaksi Maillard: Selama proses pemanasan, senyawa pereduksi yang sudah bereaksi dengan oksigen udara kemudian bereaksi dengan senyawa amino dalam nira, yang dihasilkan dari pemecahan protein. Reaksi ini dikenal sebagai reaksi Maillard dan merupakan reaksi yang sangat penting dalam pembentukan warna dan aroma pada gula aren.
- Pembentukan senyawa kompleks: Selama proses pencoklatan, senyawa-senyawa oksidasi dan senyawa amino akan bereaksi lebih lanjut dan membentuk senyawa kompleks yang lebih besar. Senyawa kompleks ini memberikan warna coklat gelap pada gula aren.
Proses pencoklatan pada gula aren sangat penting karena memberikan aroma dan rasa khas pada gula aren, yang membedakannya dari gula putih yang dihasilkan dari proses pemurnian yang lebih intensif.
Selain itu, senyawa-senyawa yang terbentuk selama proses pencoklatan juga memiliki efek antioksidan dan nutrisi yang lebih baik daripada gula putih.
Arenga Indonesia, produsen gula aren cair dan bubuk di Tangerang. Kontak by WA Chats 0819 3241 8190
Baca juga :
Share artikel ini
Artikel Terbaru

Gula Aren Cair: Panduan Terlengkap untuk Bisnis, Barista, dan Dapur Rumahan

Gula Aren vs Lonjakan Insulin – Solusi Manis Diet Rendah GI untuk Pre-Diabetik

Resep Kue Kering Cokelat Madu Kenari: Renyah, Nyoklat, dan Lumer di Mulut

Aroma Kopi Nendang! Resep Arabica Cookies Renyah dengan Sentuhan Palm Sugar yang Mewah

Menembus Kabut Halimun: Menemukan “Emas Hitam” di Hutan Larangan
Artikel Terpopuler

Rahasia Aroma Pemikat Pelanggan: Mengapa Gula Aren Cair Pandan Adalah Aset Bisnis Sobat Arenga

Resep Teh Bunga-Bungaan: Manfaat Ilmiah dari Lemon Verbena hingga Rosemary

Jejak Emas Pohon Aren: Dari Prasasti Kuno Hingga Pajak Kerajaan yang Terlupakan

ARENGA Gula Aren Cair Pandan dan Susu Almond

Tumis Udang Arenga Gula Aren Cair

Gula Aren Arenga Sebagai Bumbu Masak
Mie Tiau Apollo dan Mie Tiaw Polo, Bersaing atau Saling Mendukung?

Beda Gula Aren dan Gula Kelapa – Arenga Sugar vs Coconut Sugar


