Konjor dan Toros, Satuan Gula Aren Cetak

Categories: Referensi Arenga Indonesia|Komentar Dinonaktifkan pada Konjor dan Toros, Satuan Gula Aren Cetak|
Konjor dan toros, cetakan dan satuan gula aren cetak di Banten

Konjor dan Toros Satuan Gula Aren Cetak – Gula aren batok merupakan salah satu jenis gula alami yang dibuat dari getah pohon aren atau nira yang diambil dari batangnya. Di daerah Banten, pengolahan gula aren batok masih dilakukan secara tradisional. Mencetaknya pun masih menggunakan alat yang disebut konjor.

Konjor adalah sebilah papan kayu berlubang yang terbuat dari kayu laban, keras tapi tetap dengan tekstur rapi dan halus. Papan konjor memiliki bentuk yang mirip dengan papan congklak, dengan ukuran sekitar panjang 1,5 meter, lebar 25-30 cm . Lubang-lubang di tengah papan tersebut lah yang disebut konjor.

Pada papan konjor terdapat sepuluh lubang setengah bola yang terletak di sepanjang papan konjor secara berpasangan. Lima lubang berbentuk lingkaran tumpul sementara yang lima lagi lebih lingkaran lancip dan agak pejal.

Lubang konjor ini lah nanti yang akan digunakan sebagai tempat untuk mencetak gula aren. Di bagian bawah konjor juga diberi lubang untuk menusakan jari, untuk membantu gula aren keluar dari cetakannya.

Proses Pembuatan Gula Cetak Dengan Konjor

Konjor dan toros, satuan gula aren batok gula aren
1 toros gula aren batok

Proses pembuatan gula aren batok sama dengan gula semut. Dimulai dengan mengambil nira dari batang pohon aren dengan memanjat pohon. Nilai yang mengalir dari tandan bunga jantan ditampung dalam wadah yang disebut bumbung atau lodong.

Setelah diturunkan nira akan disaring dan dipanaskan dalam wadah yang disebut kawah, kuali atau kenceng dalam Bahasa Banten. Proses pemanasan ini bertujuan untuk menguapkan air dan menyisakan masa gula aren padat atau diteruskan sampai terkristalisasi.

Setelah proses pengurangan air selesai, cairan kental akan diambil menggunakan alat yang disebut cucuk. Satu persatu lubang konjor akan diisi yang sebelumnya dibasahi air terlebih dahulu agar tidak lengket. Gula merah cetak yang baru jadi itu akan di simpai di atas tumpi tampah untuk diangin-anginkan agar kerasnya sempurna.

Proses ini akan terus diulang hingga gula aren yang dihasilkan mencapai jumlah yang diinginkan.

Meskipun proses pembuatan gula aren batok masih dilakukan secara tradisional dengan menggunakan alat konjor, namun tetap menjadi salah satu kekayaan budaya yang harus dilestarikan. Selain itu, penggunaan papan konjor juga memiliki nilai estetika dan artistik yang cukup tinggi sehingga sering dijadikan sebagai bahan oleh-oleh atau oleh-oleh khas Banten.

Baca juga:

Konjor dan Toros Satuan Gula Cetak di Banten

Di Provinsi Banten, gula aren cetak dijual dengan dirangkai, menggunakan konjor atau toros. Satu konjor terdiri dari lima hulu (pasang), dan tiap pasangnya dibalut dengan daun salak agar gula aren tetap segar dan terlindungi dari udara dan sinar matahari.

Gula aren Konjor biasanya dijual di pasar tradisional seperti Pasar Kupa, Cigemblong, Banten. Ada juga yang dijajakan di tepi jalan di sepanjang tempat wisata di Anyar.

Untuk penjualan dalam skala lebih besar, konjor kemudian dirangkai menjadi satu paket yang disebut toros. Satu toros berisi lima konjor gula aren, yang dirangkai oleh tali bambu.

Berat tiap konjor berkisar antara 1.8 hingga 2 kilogram, tergantung pada ukuran dan tingkat kepadatan gula aren di dalamnya. Namun, tidak jarang dijumpai konjor yang kurang dari berat yang ditentukan, karena ada bagian tengah gula aren yang kosong sehingga mengurangi massa total gula aren di dalam konjor.

Jadi satuan toros ini cocoknya emang untuk dibawa sebagai oleh-oleh untuk kerabat 🙂

Konjor dan Toros, Kearifan Lokal dari Provinsi Banten

Konjor dan toros boleh disebut sebagai kearifan lokal dalam penjualan gula aren di Provinsi Banten. Salah satu provinsi di Indonesia yang terkenal sebagai penghasil gula aren. Masyarakat di sana memiliki cara tersendiri dalam mengemas dan menjual gula aren yang dihasilkan oleh penduduk desa.

Konjor dan toros merupakan salah satu bentuk kemasan yang sangat populer di kalangan masyarakat di Banten dan sekitarnya.

Konjor dan toros memang tidak hanya ditemukan di Banten, namun juga di daerah-daerah lain di Indonesia yang memproduksi gula aren. Tapi Banten lah konjor dan toros mempunyai ciri khas tersendiri karena dirangkai dengan tali bambu dan pembungkusnya menggunakan daun salak.

Selain itu, ukuran dan berat tiap konjor dan toros di Banten juga memiliki standar yang berbeda dari daerah lain. Oleh karena itu, konjor dan toros dapat dianggap sebagai sebuah kearifan lokal yang khas dan unik dari Provinsi Banten.

Demikian sedikit cerita tentang Konjor dan Toros sebagai satuan penjualan gula aren cetak dari Banten.

Arenga Indonesia, produsen gula aren cair dan bubuk di Tangerang.

Baca juga:

Share artikel ini

Artikel Terbaru

  • Segelas resep smoothie strawberry rosela yang menyegarkan dengan lelehan gula aren cair Arenga di dinding gelas, disajikan berdampingan dengan botol Arenga Organic Liquid Palm Sugar dan stroberi segar sebagai minuman tropis penjaga awet muda

    Resep Smoothie Strawberry Rosela, Tegukan Puisi Tropis Pengusir Haus dan Penjaga Awet Muda

  • Foto produk yang menampilkan berbagai kemasan Gula Aren Cair Organik dan Versi Bubuk Arenga Indonesia, termasuk jerigen, botol, dan pouch bubuk, di atas tikar pandan tenun, dengan logo Arenga transparan. Ilustrasi visual untuk artikel: "Mana yang Lebih Bagus untuk Baking: Gula Aren Cair Organik atau Versi Bubuk?

    Mana yang Lebih Bagus untuk Baking: Gula Aren Cair Organik atau Versi Bubuk?

  • Penyajian hidangan Jagung Bose Timor yang kental dan bergizi dalam mangkuk kayu berbentuk bunga, dengan tangan menuangkan gula aren organik Arenga dari sendok, disajikan di atas permukaan batu bersama bahan-bahan mentah sebagai alternatif sarapan sehat.

    Resep Jagung Bose Timor: Alternatif Sarapan Pengganti Bubur Ayam

  • Sebuah foto close-up Musang Luwak di tengah perkebunan Indonesia yang subur saat golden hour. Gambar ini dibagi menjadi dua bagian: sisi kiri menampilkan cabang pohon kopi yang penuh buah merah matang dan nampan berisi biji kopi luwak olahan; sisi kanan menampilkan pangkal pohon aren dengan spigot bambu yang meneteskan nira ke dalam tempurung kelapa, dan buah aren yang menggantung. Musang Luwak berdiri di tengah sebagai sosok pahlawan yang menghubungkan kedua elemen alam ini, dengan latar belakang pegunungan dan hutan tropis

    Kenalan Dengan Musang Sang Pahlawan Kopi Luwak dan Pohon Aren, Kisah Barista Alam Penjaga Hutan

  • Segelas minuman hijau segar dari Resep Smoothies untuk Kecantikan Kulit dengan taburan chia seed, hiasan potongan nanas, dan lelehan gula aren cair Arenga di dalam gelas. Disajikan di atas tatakan bambu pada meja kayu dengan latar belakang kemasan Arenga Organic Liquid Palm Sugar.

    Resep Smoothies untuk Kecantikan Kulit, Rahasia Fair Skin Glowing Sambil Leyeh-Leyeh

Arenga Customer Care

Untuk pertanyaan, kritik, dan saran seputar produk Arenga, silakan hubungi kami di nomor WhatsApp berikut ini:

0819 3241 8190

Artikel Terpopuler

  • Daun-padan-dalam-Arenga-Liquid-Palm-Sugar

    Rahasia Aroma Pemikat Pelanggan: Mengapa Gula Aren Cair Pandan Adalah Aset Bisnis Sobat Arenga

  • Resep-teh-bunga-bungaan

    Resep Teh Bunga-Bungaan: Manfaat Ilmiah dari Lemon Verbena hingga Rosemary

  • Arenga Indonesia di Kalimantan Selatan, Laris Manis di Kalsel Expo Hingga Masuk Radio

  • Sejarah pohon aren nusantara

    Jejak Emas Pohon Aren: Dari Prasasti Kuno Hingga Pajak Kerajaan yang Terlupakan

  • Arenga Gula Aren Cair Pandan Untuk Susu Almond

    ARENGA Gula Aren Cair Pandan dan Susu Almond

  • Resep Tumis Udang Arenga Gula Aren Cair organik

    Tumis Udang Arenga Gula Aren Cair

  • Gula Aren Arenga Sebagai Bumbu Masak

    Gula Aren Arenga Sebagai Bumbu Masak

  • Mie Tiau Apollo dan Mie Tiaw Polo, Bersaing atau Saling Mendukung?