Perjalanan gula aren, dari hutan sampai ke konsumen
Phon Aren (arenga pinnata)

Perjalanan Panjang Gula Aren – Bila diproses mengikuti standar organik atau kesehatan, gula aren adalah pemanis yang sangat sehat. Bisa diaplikasikan untuk makanan apapun. Dari memasak sehari-hari sampai ke industri makanan dan minuman yang beragam jenisnya. Itu lah mengapa tidak sulit menemukan gula aren di pasar. Entah di pasar tradisional. moderen sampai online. Tapi tahukah Anda perjalanan panjang gula aren dari hutan sampai ke dapur anda?

Dimulai dari Membibit

Perajin gula aren membutuhkan waktu kurang lebih 15 tahun sejak bibit ditanam sampai siap disadap niranya. Calon pemanis akan muncul  lewat tandan bunga yang muncul di ketiak daun. Dari tangkai bunga itulah getah bening (nira) akan mengucur yang nanti akan ditampung wadah.

Tapi sebelum itu terjadi ada ritual awal yang harus di lalui. Proses memulai penyadapan ini dalam bahasa Sunda disebut meninggur.

Baca juga : Pancake Pisang Gula Aren

Meninggur

Proses meninggur nira aren
Proses Meninggur

Perjalanan sebelum proses manjadi gula aren selanjutnya adalah meninggur.  Ini adalah kegiatan menepuk-nepuk tandan bunga dengan alat khusus. Biasanya berbentu martil terbuat dari kayu. Tidak boleh dari besi karena akan melukai tangan bunga yang akan mengalirkan nira. Mengetuknya juga harus perlahan.

Setelah itu tandan bunga jantan yang sarat buah itu akan digoyang-goyang. Diayunkan kiri-kanan juga perlahan.

Proses meninggur ini  membutuhkan waktu 1-2 bulan lebih. Tujuannya adalah agar saluran kapiler pada batang tandan menjadi pecah dan aliran nira lebih mudah lewat menuju penampungan.

Tandan bunga siap diiris setelah tangkai lemas. Ditandai pula dengan keluarnya aroma wangi di sekitar batang. Dan disinilah proses menderas pun dimulai.

Baca juga : Cara Membuat Popcorn Saus Gula Aren

Perjalanan Menderas Nira Bahan Baku Gula Aren

Perjalanan menderas nira. Gambar perajin aren saat menyadap
Perajin gula aren naik tangga bambu untuk menderas nira

Menderas sendiri adalah kegiatan mengiris tangkai bunga agar cairan yang keluar ditampung dalam wadah bambu yang disediakan.

Menderas disebut juga menyadap. Artinya perajin akan naik-turun tangga bambu dua kali sehari. Yang disebut tangga itu adalah sebatang bambu yang dilubangi tepat di atas bukunya. Lubang tersebut sebagai injakan. Lebarnya hanya cukup untuk sepertiga telapak kaki.

Baca juga : Cake Wortel dengan White Chocolate Buttercream

Butuh Jam Terbang

Gambar mengiris tanda bunga aren jantan untuk melancarkan aliran nira
Gambar mengiris tanda bunga aren jantan untuk melancarkan aliran nira

Proses menyadap membutuhkan keahlian khusus. Tidak hanya keterampilan membawa lodong kosong saat naik,  turun dengan lodong penuh yang sudah berisi nira. Melainkan  proses naik dan turun sendiri merupakan perjuangan alot. Karena menapak di ruas bambu berlubang yang hanya  cukup untuk ujung-ujung  jari butuh perjuangan.

Menopang kan berat badan dengan ujung jari kaki,  belum lagi lubang bambu yang pastinya terasa tajam. Saya yang melihatnya merasakan sendiri bahwa proses membuat gula aren ini tidak lah semanis rasanya. Sungguh sebuah proses yang panjang membuat gula aren itu sampai ke dapur Anda.

Practice is the mother of all skill kata orang. Saya lihat Bapak perajin yang sudah bertahun-tahun melakukan ini tidak mengalami halangan saat mereka mendaki atau turun dari tangga bambu tersebut.

Baca juga : Peminum Kopi Harus Tahu Ini

Menguapkan Nira Sampai Jadi Gula Aren

Video Proses Penguapan Nira

Sampai dibawah nira harus langsung dimasukkan kedalam kenceng dan dipanaskan di atas tungku. Tentu saja untuk mencegah agar tidak cepat rusak. Bila dirasa belum cukup,  nira yang dipanen pagi atau sore setelah mendidih akan dibiarkan .

Keesokan pagi atau sore proses kembali diulang dan nira baru dimasukkan ke dalam untuk diteruskan pengolahannya.

Setelah 3-5 jam perjalanan gula aren dari hutan sampai ke konsumen sudah setengahnya.

Nanti akan ada lagi proses pengeringan di pabrik sampai akhirnya bisa di kemas

Jadi memang panjang sekali perjalanan gula aren itu hingga sampai ke rumah Anda, bukan?

Kontak Arenga Indonesia https://wa.me/6281932418190