Memilih Susu Untuk Kopi – Kopi hitam  punya segudang manfaat kesehatan. Tapi bagi Mamin Arenga, kopi berarti kopi susu. Gak ada yang lain. Dan ini pun tak kalah bermanfaat. Apa lagi kalau meracik sendiri di rumah akan menggunakan susu rendah lemak. Tapi kalau minum di kedai kopi atau cafe, hanya memastikan pemanisnya gula aren cair. Beres deh!

Mengap kopi susu bermanfaat bagi kesehatan?

Di sini kita tak bicara manfaat kopinya. Teman-teman bisa lihat link dibawah tentant manfaat kopi bagi kesehatan.

Di sini kita bicara susu sapi cair yang jadi bahan utama. Siapapun tahu bahwa susu penuh dengan nutrisi, mendukung kesehatan kita dari ujung rambut sampai ujung jari.  Sarat  protein, kalsium, dan fosfor. Produk keluaran pabrik bisanya juga  dilengkapi vitamin A dan D, yang  membangun tulang agar  lebih kuat.

Baca juga:

Memilih Jenis Susu Untuk Racikan Kopi Kesayangan

Saat ini banyak jenis susu sapi tersedia di pasar. Banyak pilihan untuk memenuhi berbagai preferensi konsumen, terutama terkait masalah kesehatan.

Jenis utama susu umumnya dijual di toko adalah:

  • Susu murni, susu rendah lemak (2 persen)
  • Susu rendah lemak (1 persen)
  • Dan susu bebas lemak.

Persentase  menunjukkan berapa banyak lemak yang terkandung dalam susu menurut beratnya;

  • Susu murni mengandung 3,5 persen susu lemak
  • Susu rendah lemak mengandung setidaknya 2 persen lemak susu
  • Rendah lemak mengandung 1 persen lemak susu.
  • Bebas lemak, juga disebut tanpa lemak atau susu skim, mengandung tidak lebih dari 0,2 persen lemak susu.  Susu rendah lemak mengandung semua nutrisi yang bisa ditemukan dalam susu murni.

Bagaimana Dengan Susu Organik?

Memilih susu organik untuk kopi

Susu organik untuk kopi

Susu organik diproduksi oleh peternak sapi perah yang hanya menggunakan pupuk organik dan pestisida organik. Sapi-sapinya juga tidak diberikan hormon tambahan. Biasanya sapi-sapi dibiarkan bebas berkeliaran di padang pengembalaan. Jadi tidak dikandang terus dari bayi sampai siap diperah susunya.

  • Susu organik juga tersedia sebagai sebagai bebas laktosa dan ultra-pasteurisasi.
  • Kandungan nutrisi susu organik sama dengan susu standar.
  • Susu organik tidak menawarkan manfaat kesehatan tambahan dibandingkan dengan susu standar.

Baca juga:

Memilih Susu Pasteurisasi Untuk Kopi

  • Pasteurisasi membutuhkan pemanasan untuk menghancurkan mikroorganisme  berbahaya dan memperpanjang umur simpan.
  • Pasteurisasi normal membuat susu lebih aman sambil tetap mempertahankan nutrisinya yang berharga.
  • Setelah pasteurisasi, susu mengalami homogenisasi  untuk mencegah pemisahan susu dari cairan susu.
  • Akhirnya, susu diperkaya untuk meningkatkan nilai nutrisinya atau untuk menggantikan nutrisi yang hilang selama pemrosesan.
  • Vitamin D ditambahkan ke sebagian besar susu  untuk memfasilitasi penyerapan kalsium.

Memilih Susu Mentah dan Resikonya

Susu mentah belum dipasteurisasi. Para penggemar susu mentah sering mengklaim bahwa susu mentah lebih bergizi daripada susu pasteurisasi. Menurut mereka susu mentah secara inheren
antimikroba, sehingga membuat pasteurisasi tidak diperlukan.

Di dalam faktaknya, susu mentah rusak lebih cepat dari susu  yang dipasteurisasi. Susu mentah meningkatkan risiko penyebaran bakteri berbahaya, menyebabkan penyakit.

Susu mentah, tidak peduli seberapa hati-hati memproduksinya, dapat mengandung bakteri dan mikro organisme yang tidak sehat seperti salmonella, E. coli, dan listeria.

Pusat Pengendalian Penyakit dan Administrasi Makanan dan Obat-obatan AS dengan tegas mendukung penggunaan susu pasteurisasi dan produk susu. Memperingat konsumen bahwa bakteri berbahaya  dalam susu mentah dapat menyebabkan penyakit yang mengancam jiwa.

Susu Bebas Laktosa

Susu bebas laktosa tersedia untuk individu yang tidak dapat memecah laktosa, gula alami yang ditemukan di susu. Susu bebas laktosa adalah cara yang nyaman untuk orang yang intoleran mengkonsumsi susu tapi tetap bisa memanfaatkan nutrisi yang terkandung di dalamnya.

Teman-teman pemilik cafe, kedai kopi, biasanya memilih jenis susu apa untuk pelanggan setianya?