Travel of Duty

Nyeberang titian bambu yang perlu di bantu

 Minggu kemarin kami kembali mengunjungi kelompok perajin gula aren yang selama ini telah setia mensuplai kebutuhan pelanggan DIVA akan gula semut aren bermutu bagus. Kegiatan ini merupakan acara rutin, namun karena sebaran geografis para perajin cukup luas, kami menggilirnya secara bergantian.

Kali ini P Indra masuk ke sentra aren yang letak desanya di lereng bukit dan hanya bisa dijangkau oleh ojek motor. Masuk ke jalan setapak menyusuri punggung bukit yang curam, meliuk-liuk tajam diantara jurang, turun dan naik,  yang untunglah berkat swadaya masyarakat sudah dikeraskan oleh batu dan kerikil. Saya mencengkeram punggung Kang Najib (spesial tukang ojeknya) erat-erat seperti sepasang kekasih tak terpisahkan hahahaha…

Saya terpeleset disini

Belum cukup, perajinnya membawa kami ke kebun  aren tempat penyadapan nira setiap hari. Kata mereka, ” biar bos tahu bahwa nyadap aren itu susah lalu menjelaskan ke pelanggan kalau menawar jangan murah-murah “. Hahahaha…Dan  untuk kami itu artinya merayap di jalan tikus yang licin, berpegangan diantara semak belukar, menapak satu-satu sambil berdoa agar gravitasi lebih bersahabat.

Kadang saya tidak sabar melangkah satu persatu lalu melompat beberapa tonjolan tanah yang membuat langkah lebih lebar. Kadang berhasil tapi lebih sering mengundang teriakan Indra karena terjatuh dan merosot beberapa kali. But the sensation so nice…

Biar grogi yang penting narsis
Kebun arennya

Salam,
— Evi Indrawanto
Arenga Palm Sugar
Organic Sugar for All Purpose Sweeteners

Share artikel ini

3 Comments

  1. mysarimatondang Desember 3, 2010 at 3:22 am

    Seandainya aku masih di Majalah DUIT!, aku pastikan foto2 ini sudah akan terpampang di majalah itu 🙂 Nice story and especially the pics.

  2. Evi Indrawanto Desember 4, 2010 at 10:39 am

    Terima kasih Pak Eben. Majalah DUIT! sudah banyak berjasa mengangkat DIVA dan gula arennya. Semoga hal yg sama juga di lakukan oleh pemred baru untuk bisnis teman-teman yang lain 🙂

  3. Bothar Pudhi Khopi Maret 15, 2011 at 12:35 am

    menggali potensi daerah ……harus mau bersusah-susah ..naik turun gunung….bermain lumpur…he.he..he bangsa ini perlu orang-orang yang peduli ….keberadaan petani didaerah !!!! salute…

Comments are closed.

Artikel Terbaru

  • Banyak alasan mengapa kita harus bangga pada produk lokal indonesia

    Mengapa Harus Bangga Pada Produk Lokal Indonesia? Warisan Kita

  • Temu giring untuk kecantikan. Sebagai obat awet muda, memuluskan kulit, sampai jadi obat pelangsing

    Temu Giring Untuk Kecantikan: Bikin Kulit Glowing dan Tubuh Langsing

  • Mengenal kopi yellow caturra

    Perkenalan Dengan Kopi Yellow Caturra, Enak dan Langka

  • Cara-terbaik-menikmati-alpukat-gula-merah

    Alpukat Kocok Gula Aren, Lebih Nikmat Bonus Manfaat

  • Foto kenangan perjalanan promosi arenga yang salah satunya bersama ibu Yasmin Gita Wirjawan

    Foto Kenangan Perjalanan Promosi, Sekelumit Momen ke Masa Lalu

Arenga Customer Care

Untuk pertanyaan, kritik, dan saran seputar produk Arenga, silakan hubungi kami di nomor WhatsApp berikut ini:

0819 3241 8190

Chat

Artikel Terpopuler

  • 10 Hal Terbaik Tentang Palm Sugar

    10 Fakta Tentang Palm Sugar

  • Resep Es Kopi Susu Gula Aren ala Arenga

  • agar-agar santan gula aren

    Agar-Agar Santan Gula Aren

  • Cerita elok dari kampung

    Cerita Elok Dari Kampung Aren

  • Resep iga bakar gula aren Arenga

    Resep Iga Bakar Gula Aren Arenga

  • Cara menikmati sayuran hijau mentah

    Cara Menikmati Sayuran Hijau Mentah, Resep Pina Colada Smoothie

  • Beda gula aren dan gula semut

    Beda Gula Aren dan Gula Semut

  • gula-aren-cair-1-liter-arenga

    Gula Aren Cair 1 Liter Arenga Untuk Kedai Kopi

Artikel Terkait