Pertanyaan beda gula aren dan gula semut ini datang dari calon pelanggan kami. Saat bersilancar di internet,  mereka menemukan kata kunci gula aren, paman Google menampilkan produk berbeda. Warnanya sih sama, coklat gelap sampai terang, tapi penampilan fisik mereka berbeda. Ada yang dicetak berbentuk batok, ada pula gula cetak berbentuk silinder terpotong. Terus di sisi lain ada juga gula bubuk yang mengaku sebagai gula aren juga. Puyeng kan pala baby?

Cetak dan Bubuk Sama-Sama Gula Aren

Gula aren bahan dasarnya adalah nira pohon enau. Begitu pun gula semut terbuat dari bahan yang sama. Perbedaan mereka hanya terletak pada bentuknya. Yang satu dicetak menurut tradisi setempat, dan  yang satu lagi dijadikan butiran, mirip gula pasir. Jadi sebetulnya tidak ada beda gula aren dan gula semut (aren).

Nah karena gula merah ini berasal dari pohon palem-paleman, ada baiknya juga membedakan mereka menurut asal bahan bakunya.

Gula Aren vs Gula Kelapa

Masyarakat umum menggunakan refrensi gula aren cetak ini sebagai gula merah atau gula jawa saja.  Padahal gula merah atau gula jawa ada juga yang terbuat dari tebu, bahan baku gula pasir.

Nah biar tak keliru sebut lagi, terutama teman-teman yang berkecimpung di dunia kuliner,  lebih baik dari sekarang menyebut pemanis asli Indonesia ini  mengikuti bahan pembuatnya. Kalau terbuat dari nira pohon enau (aren), kita sebut mereka gula aren. Kalau dari kelapa kita sebut mereka gula kelapa.

Begitu pun kalau sudah sampai ke bentuk bubuknya, bedakan mereka menjadi gula semut aren atau gula semut kelapa.

Bagaimana, setujukan

Kontak WA Arenga Indonesia https://wa.me/6281932418190

Follow Arenga Indonesia di https://instagram.com/arengaindonesia